Pramuka Kota Depok – Pramuka diharapkan jadi masyarakat yang mampu menjadi teladan dan miliki kepedulian sosial. Dalam momen Peringatan Hari Pramuka ke-65 Scout On Wheel gelar kegiatan tidak biasa dan start dari Kwarcab Pramuka Kota Depok, Sabtu (28/8/2026)
Memperingati Hari Pramuka ke-65, gerakan untuk kepedulian pramuka selamat berkendara yang digagas Scout On Wheels melakukan touring pendek sekaligus susur sejarah kepramukaan di daerah yang populer untuk motoran.
Kegiatan diprakarsai oleh Kakak Agus Tumoko yang merupakan anggota Honda Vario Club (HVC) Jakarta dan beberapa kakak-kakak pramuka dengan kepedulian yang sama terhadap keselamatan berkendara dan berlalu lintas.
“Dalam momen peringatan Hari Pramuka ke-65 kami ingin mengulas dan menapaki tempat-tempat bersejarah bagi Gerakan Pramuka. Dari tempat yang tidak jauh dari Jakarta dan sering jadi favorit bikers untuk motoran kami melihat ada Tugu Pramuka di Cisarua, Puncak dan ada Desa Binaan Pramuka di Cianjur Selatan,” ungkap Kakak Agus Tumoko.

Sejalan dengan kampanye PT Wahana Makmur Sejati (WMS) dan Astra Honda Motor yakni #Cari_Aman maka program yang dijalankan Scout On Wheel dengan kolaborasi dengan Otoviralnews.id sangat relevan.
Susur Sejarah dan Kenalkan Berkendara yang Selamat
Dengan tujuan mendapat titik kumpul yang strategis, akhirnya penyelenggara memutuskan lokasinya di Gedung Pramuka Kwartir Cabang Kota Depok, Jln. Boulevard, GDC, Kota Depok.

Setelah briefing terkait jalur dan doa bersama rombongan langsung gas bareng lintasi Kota Depok, Jalan Raya Bogor, dan berhenti di Bogor untuk bertemu dengan rombongan dari Bogor.
Yang unik dari perwakilan di Bogor yaitu Bro Sawro Hadi. Ia membonceng putri bungsunya yang merupakan Pramuka Penggalang. Akhirnya selain menjalani hobi motoran pria pengguna Ronin tersebut pun bernostagia masa-masa indahnya menjadi Pramuka.
Tujuan pertama adalah ke Tugu Pramuka. Dalam perjalanan menuju Puncak rombongan bertemu dengan Bro Satria dan Sis Chandra yang akhirnya bergabung dengan rombongan hingga kegiatan berakhir di Puncak.
Tugu Pramuka yang diresmikan pada 1 Oktober 1990 ternyata bukan tanpa sebab dibuat. Singkatnya pada masa itu Buperta Cibubur masih menjadi sentral kegiatan kepramukaan.
Tugu tersebut dimaksudkan untuk menyambut rombongan Pramuka yang hendak ke Cibubur. Selain di Puncak, ada dua Tugu Pramuka lain yang didirikan yakni di Jasinga dan Cibinong dengan maksud dan tujuan yang serupa.
Setelah selesai mengambil dokumentasi dan mengulas sejarah di tugu, rombongan bertolak ke Desa Walahir, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur (Cianjur Selatan) untuk melihat desa binaan Pramuka.
Berdasarkan penuturan dari Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Leles, Yayan dulunya warga yang awal-awal bermukim di desa tersebut adalah merupakan penyintas gempa dari desa sebelah.
Akhirnya Gerakan Pramuka menghibahkan sekian hektar tanah untuk dikelola dan tempat bermukim warga. Di area tersebut juga tersedia Bumi Perkemahan Pramuka dan satu komplek sekolah menengah kejuruan.
Satu tugu dan satu desa binaan menjadi bukti bahwa dari dahulu hingga kini dan yang akan datang Gerakan Pramuka selalu memberikan peran dalam membangun masyarakat.
Salah satu peluang yang juga bisa digerakkan adalah membangun serta membiasakan perilaku selamat dan berempat dalam berlalu lintas dan berkendara. Mengingat kepemilikan sepeda motor pada masa sekarang sangatlah mudah.
Kegiatan Scout On Wheels yang berkolaborasi dengan Otoviralnews.id mungkin tidak berjalan mudah tanpa support dari PT Wahana Makmur Sejati, Bank BJB Cabang Depok, Kilap Premium, Respiro, Kwartir Cabang Pramuka Kota Depok, Kwartir Cabang Pramuka Cianjur, Kwarran Leles, dan tentunya HVC Cianjur Selatan serta peserta kegiatan.***

Tinggalkan Balasan