Pramuka Kota Depok, Cipayung – Sore di Kecamatan Cipayung, Kota Depok, terasa lebih semarak. Lapangan dipenuhi anggota Pramuka yang antusias mengikuti Gelar Senja yang kembali digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Cipayung.
Sejak awal, suasana sudah ramai dengan berbagai penampilan dan atraksi dari para anggota Pramuka. Riuh tepuk tangan pun sesekali terdengar saat mereka menunjukkan kreativitas di hadapan peserta.
Namun, kemeriahan itu berubah menjadi lebih khidmat ketika memasuki prosesi penurunan bendera Merah Putih. Momen tersebut menjadi bagian penting dari Gelar Senja sekaligus mengingatkan kembali nilai-nilai kebangsaan dalam kegiatan kepramukaan.
Wakil Ketua (Waka) Bidang Pembinaan Anggota Muda (Bina Muda) Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Depok, Raden Muchamad Zakkya Fauzan, mengapresiasi digelarnya kembali kegiatan tersebut.
Menurutnya, Gelar Senja seperti menghidupkan kembali tradisi yang sudah cukup lama tidak terdengar.
“Ini satu hal yang luar biasa, mantap banget Cipayung. Gelar Senja kayaknya udah lama banget enggak pernah terdengar lagi, tapi hari ini bisa mengingatkan kembali memori penurunan bendera Merah Putih,” ujar Kak Zakky sapaannya kepada Pusdatin Kwarcab Depok, Kamis (17/09/26).

Bagi Kak Zakky, Gelar Senja bukan sekadar seremoni. Rangkaian kegiatan seperti penurunan bendera, pengucapan Pancasila, Undang-Undang Dasar, hingga Dasa Darma menjadi momentum untuk kembali menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Minimalnya menumbuhkan lagi hati kita, semangat kita cinta kepada NKRI, cinta kepada Pancasila, mengulang janji kita, Satya Darma Pramuka kita,” katanya.
Sementara itu, berbagai penampilan yang disuguhkan para anggota menjadi warna tersendiri.
Menurut Kak Zakky, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi anak-anak Pramuka untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas mereka.
“Ini luar biasa, bisa menjadi satu wadah yang pas untuk menyalurkan kreativitas dari anak-anak Pramuka semua,” tuturnya.
Karena itu, ia berharap Gelar Senja dapat terus dilaksanakan secara rutin. Bahkan, kegiatan serupa diharapkan bisa menginspirasi kwartir ranting lainnya untuk kembali menghidupkan tradisi tersebut.
“Ini menjadi sesuatu yang monumental dan bisa diadopsi oleh yang lain untuk melakukan kegiatan seperti ini,” ujarnya.

Kak Zakky juga berharap Kwarran Cipayung terus menjaga kekompakan dan menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi anggota Pramuka di wilayahnya.
“Mudah-mudahan Cipayung tetap solid dan terus menyelenggarakan kegiatan-kegiatan terbaik di wilayah Kecamatan Cipayung,” kata Zakky.
Di akhir pesannya, ia mengajak para anggota Pramuka untuk tidak berhenti berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Tetap menjadi Pramuka yang baik, menjadi pembeda untuk yang lain, dan harus tetap berkarya, bermanfaat, berguna untuk siapa pun,” pungkasnya. 🙂

Tinggalkan Balasan